Belajar Materi Paragraf Deskripsi Bahasa Indonesia

Sebagai seorang siswa yang baik, alangkah baiknya kita mempelajari dahulu bab-bab yang sudah dibagikan oleh guru di modul pelajaran. Selain bertujuan agar kita lebih mudah menerima materi yang disampaikan, dengan belajar materi yang ada di modul sebelum dijelaskan oleh guru merupakan salah satu trik cerdas agar kita bisa lebih interaktif di dalam kelas.

Interaktif bagaimana yang dimaksud? kamu jadi bisa menjawab pertanyaan dari guru karena kamu telah membaca tentang materi yang ditanyakan sebelumnya.

paragraf deskripsi

Salah satu materi bahasa indonesia yang sering dijumpai ketika sekolah yaitu mengenai paragraf deskripsi. Teks deskripsi adalah teks yang melukiskan suatu hal dengan kata-kata yang jelas dan terperinci.

Sehingga hasilnya akan membuat pembaca seakan-akan melihat, mendengar, merasakan, dan mengalami apa yang sedang dideskripsikan.

Teks deskripsi mempunyai unsur-unsur yang membangun paragrafnya sehingga menjadi utuh, unsur tersebut yaitu:

  1. Isi
  2. Koherensi
  3. Diksi/ Pilihan Kata
  4. Impresionisme

Teks deskripsi juga dibedakan menjadi 2 macam yaitu:

  1. Teks deskripsi spasial yaitu paragraf yang menggambarkan tempat berlangsungnya suatu peristiwa (latar). Gambaran ini dilihat dari berbagai segi.
  2. Teks deskripsi objektif yaitu paragraf yang melukiskan suatu hal atau orang dengan mengungkapkan identitas secara apa adanya, hal ini membuat pembaca bisa membayangkan keadaan yang terjadi.

Penulis harus pintar melukiskan deskripsi dari berbagai sudut, dan semkain rinci penulisan penulis maka bayangan pembaca akan semakin jelas.

Ciri-ciri paragraf deskripsi:

  • Menggambarkan/ melukiskan sesuatu.
  • Penggambaran dilakukan dengan jelas dan melibatkan indera.
  • Membuat pembaca seolah-olah merasakan sendiri teks yang sedang dibahas.
  • Menjelaskan ciri-ciri fisik objek, seperti ukuran, warna,bentuk, atau ciri-ciri psikis/keadaan suatu objek dengan rinci.

Langkah-langkah dalam menulis paragraf deskripsi adalah:

  1. Tentukan tema.
  2. Tentukan tujuan penulisan.
  3. Mengumpulkan bahan.
  4. Membuat kerangka karangan.
  5. Mengembangkan kerangka karangan.
  6. Merevisi karangan

Untuk lebih memahami mengenai materi paragraf deskripsi, kita juga harus mengetahui contoh teks deskripsi. Kami katakan bahwa tidak susah membuat sebuah contoh teks deskripsi.

Contohnya kami akan mendiskripsikan tentang kamar:

“Tembok kamarku berwarna hijau, kamarku mempunyai 1 kasur dibalut dengan sprey bergambar bendera amerika, terdapat 2 bantal kotak dan 1 bantal guling. Selain itu, di kamarku juga terdapat 1 meja yang diatasnya terdapat 1 buah laptop. Tak lupa di depan meja juga terdapat 1 kursi berwarna hijau dari bahan plastik. Dinding kamarku aku hiasi dengan foto-fotoku.”